"Selamat Datang di website Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan. Website ini merupakan salah satu media Informasi kegiatan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan"

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan

Ir. I Wayan Durma, M.P

Pengobatan ketika digigit anjing dan cara menghindari gigitan anjing

  • Dibaca: 287 Pengunjung
Pengobatan ketika digigit anjing dan cara menghindari gigitan anjing

Pengobatan Ketika digigit anjing

Untuk pertolongan pertama akibat gigitan anjing, anda bisa melakukan hal-hal berikut :

  1. Untuk menghentikan pendarahan akibat gigitan, anda bisa memakai handuk bersih untuk menutup luka
  2. Angkat luka lebih tinggi
  3. Cuci daerah gigitan dengan air dan sabun
  4. Gunakan salep antibiotik untuk mencegah infeksi
  5. Pergunakan perban yang steril pada luka gigitan.

Meskipun Anda dapat memberikan pertolongan pertama untuk gigitan anjing di rumah, akan sangat penting jika anda segera mendapatkan pertolongan dari tenaga medis / dokter. Hal ini terutama harus anda lakukan jika luka gigitan terlalu dalam sehingga perdarahan tidak bisa dihentikan, atau jika ada tanda-tanda terjadinya infeksi.

Dokter akan melakukan beberapa langkah seperti :

  1. Memastikan apakah gigitan cukup dalam untuk merusak otot, tendon, saraf, atau tulang.
  2. Membersihkan luka gigitan untuk membersihkan kotoran dan bakteri, serta menghilangkan jaringan yang mati pada luka gigitan.
  3. Untuk menutup luka, biasanya dokter akan melakukan penjahitan pada luka tersebut.
  4. Pemberian vaksin rabies
  5. Pemberian antibiotik, jenis antibiotik yang diberikan akan direkomendasikan dokter sesuai dengan hasil pemeriksaan untuk meminimalisir bahaya antibiotik kedepannya.

Demikianlah artikel tentang bahaya, cara pengobatan, dan cara pencegahan gigitan anjing. Ada baiknya kita lebih waspada, agar tak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

Cara menghindari gigitan anjing

  1. Saat memutuskan untuk memelihara anjing, pilihlah anjing dengan jenis karakter dan temperamen yang baik.
  2. Jangan terlalu dekat dengan anjing yang anda tidak ketahui jenis karakternya.
  3. Jangan meninggalkan anak-anak untuk bermain maupun melakukan aktivitas apapun di dekat anjing tanpa adanya pengawasan.
  4. Jangan mengganggu anjing pada saat ia sedang tidur, makan, bermain ataupun sedang merawat anak-anaknya.
  5. Setiap kali mendekati anjing, lakukan hal itu perlahan-lahan dan berikan kesempatan pada anjing untuk mendekati anda.
  6. Kenalilah bahasa tubuh anjing yang menjadi agresif saat dirasa ada yang mengganggunya antara lain, tubuh menegang, ekor kaku, menarik kembali kepala dan / atau telinga, alis berkerut, mata digulung sehingga kulit putih yang terlihat, menjentikkan lidah, tatapan intens, mundur.
  7. Jika anjing menjadi agresif, jangan sekali-kali anda berteriak maupun berlari. Yang harus anda lakukan adalah tetap tenang, meninggalkan anjing perlahan-lahan, dan jangan sekali-kali melakukan kontak dengan mata si anjing.

Ketika digigit anjing anda wajib langsung berkonsultasi ke dokter terkait agar mendapatkan perawatan dan vaksin untuk mencegah berbagai bakteri yang ditularkan anjing.

  • Dibaca: 287 Pengunjung

Artikel Terkait Lainnya